gambar makalah

gambar makalah

Kamis, 09 Juni 2011

makalah ips


BAB I
PENDAHULUAN

Bumi adalah tempat manusia hidup, dan tuhan menciptakan dua makhluk yaitu satu benda yang bersifat anorganis dan yang satu nya lagi ialah  makhluk yang bersifat organis . Atau biasa orang sebut dengan benda  mati dan makhluk hidup. Manusia sebagai makhluk hidup umumnya mempunyai cirri-cri yaitu organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otak sehingga manusia merupakan mahkluk yang cerdas dan bijaksana(homo sapien). Adanya kemampuan untuk berusaha maka manusia menggunakan pikirannya untuk melakukan sesuatu di masa sekarang atau masa depan dengan pertimbangan masa lalu yang merupakan pengalaman.
Dalam pembahasan makalah ini kami mencoba menguraikan tentang manusia dan lingkungannya beserta yang mencakup di dalamnya,









BAB II
PEMBAHASAN
MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUPNYA
 1.Peranan Manusia Terhadap Lingkungannya
    A.Manusia Sebagai Organisme yang Dominan Secara Ekologi
Manusia memiliki peranan penting dan biosfer karena manusia merupakan mahluk yang dominan secara ekologi. Terdapat dua alasan mengapa manusia disebut dominan secara ekologi,yakni:
    1.Manusia dapat berkompetisi secara lebih baik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya terutama dalam hal makanan,jika dibandingkan dengan makhluk lain yang ada di dalam ekosistem.
    2.manusia mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap lingkungan tempat hidupnya atau terhadap tempat organisme lain.
Manusia merupakan satu jenis mamalia yang dapat berkembang baik dengan sesama jenis ,mempunyai sifat anatomi, dan fisiologi yang hampir sama dengan hewan terutama primata simpanse. Yang membedakan manusia dengan primata lain, yaitu sikap tubuh yang tegak ,bergerak diatas kaki,ibu jari tangan berkembang sedemikian rupa sehingga dapat dipertemukan  dengan jari yang lainnya. Dengan demikian manusia lebih mampu memegang sesuatu.





B.Manusia Sebagai Makhluk Pembuat Alat
Kemampuan membuat alat,erat hubungannya dengan sikap tegak manusia yang memungkinkan ia dapat bebas menggunakan tangannya.Disamping itu kemampuan itu juga erat hubungannya dengan kemampuan penglihatan,kecekatan  dan kemampuan penalaran dari otaknya yang lebih tinggi.Jadi manusia menjadi dominan dalam ekosistemnya berkat kemampuan membuat dan menggunakan alat.
Manusia  juga merupakan organisme yang membudidayakan makanannya.perubahan cara hidup dari pengumpul makanan menjadi penanam serta pemetik hasil tanam,merupakan suatu pencapaianyang mempunyai dampak ekologi yang luas.Alat-alat pertanian berkembangdari tingkat penanaman menjadi mesin-mesin modern yang dapatmengolah tanah yang jauh lebih luas.dengan demikian terbentuklah ekosistem buatan manusia.
C.Manusia Sebagai Makhluk Perampok
Manusia di kenal sebagai makhluk yang palng hebat dalam mengeksploitasi ekosistem.ia dapat mengeksploatasi  baik ekosistem darat maupun air.Hal ini terjadi karena sifatnya yang omnivar dan kebutuhannya yang beraneka ragam .Sejak semula manusia mengeksploitasi ekosistem  tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan makannya saja,tetapi juga untuk keperluan lain misalnya pakaian dan perumahan.
D.Manusia Sebagai Penyebab Evolusi
Pesatnya perkembangan pengetahuan merupakan penyebab utama dalam proses evolusi organic.Evolusi alamiah berlangsung sangat lambat,tetapi perusakan alam  oleh maanusia baik yang disengaja atau tidak akan mempercepat evolusi organik.Akibatnya adalah menurunya jumlah organisme tertentu bahkan ada  beberapa yang punah,tetapi dilain pihak terdapat organisme jenis tertentu yangh jumlahnya meningkat dengan pesat terutama varietasnya.
Semua  ini adalah akibat dan adanya intervensi manusia. Cara manusia mempercepat evolusi adalah dengan membudidayakan hewan dan tumbuhan ,menciptakan habitat baru serta penyebaran hewan dan tumbuh-tumbuhan.   
Perkembangan hewan maupun tumbuhan yangdipelihara manusia,sejak awal menghasilkan jenis-jenis organisme baru(varietas baru) yang tidak akan bertahan hidup tanpa campur tangan manusia, contohnya adalah padi,jagung dan sapi perah.Sampai sekarang manusia masih terus mengusahakan pengembangan varietas baru yang memenuhi kebutuhan dan selera manusia.dengan demikian manusia mengubah habibat alamiah.Luar areal habitat buatan manusia semakin luas,mula-mula hanya disekitar tempat tinggalnya, kemudian meluas dan terciptalah kota atau hutan beton sehingga hanya hewan dan tumbuhan pengganggu yang dapat  bertahan,misalnya lalat dan nyamuk.
E.Manusia Sebagai Makhluk Pengotor
Manusia merupakan satu-satunya  makhluk yang mengotori lingkungannya.Hewan membuang kotorannya berupa feaces yang dapat diuraikan untuk didaur ulang karena terdiri dari zat organik,tetapi pada manusia,selain feaces,manusia juga membuang kotoran zat organik lain yang  penguraiannya sangat lambat,seperti kotoran yang berasal dari bahan sintetik bahkan zat yang beracun.Sumber kotoran manusia ini berasal dari rumah,pekebunan,tempat kerja,alat transportasi dan kegiatan lain.Semua ini  akan mencemari lingkungan
Bahan pengotor ini biasanya adalah zat buangan yang dapat berbentuk padat,cair maupun gas.Bahan buangan berbentuk gas merupakan polutan(penyebab polusi) yang banyak dihasilkan oleh industry,misalnya senyawa karbon( CO,CO2 hidrokarbon) belerang dioksida dan lain-lain.Juga dapat dihasilkan dari pembakaran sampah atau barang tambang seperti batu bara.Polutan cair banyak dihasilkan oleh rumah tangga di daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi limbah rumah tangga ini semakiin menjadi masalah sebab jumlahnnya yang banyak melampaui daya urai organisme pembusuk sehingga tidak dapat lagi diuraikan secara biologis oleh alam.
Dalam mengusahakan kehidupan yang lebih baik,manusia baik sengaja maupun tidak sengaja ,semakin menambah pengotoran pada lingkungannya sendiri. Sampah yang bertumpuk ditambah lagi dengan sampaah plastik yang tidak dapat dihancurkan secara biologik,mengotori seluruh tempat,baik itu pekarangan maupun sungai sebagai sumber air,sehingga pencemaran pun meningkat.Kegiatan manusialah yanag menyebabkan lahan,hutan dan rawa yang tadi nya memilikik keselarasan alamiah,kemudian berubah karena digunakan sebagai pemukiman dan tempat-tempat industri.
2.Masalah Kependudukan dan Lingkungan Hidup
Perkembangan penduduk dunia yang sangat pesat dan sudah mencapai hamper 6 miliar pada tahun 1996,meningkat problem lain yang berhubungan dengan pnyediaan papan dan bahan pangan.Meningkatnya jumlah  penduduk ini menyebabkan pula menurunnya daya dukung sumber daya alam terhadap populasi manusia. Dengan jumlah penduduk yang banyak, maka berpengaruh besar pada pendapatan penduduk per jiwa.Pendapatan penduduk per jiwa menjadi rendah karena ditarik kebawah oleh jumlah penduduk yang banyak itu, di Indonesia masalah kependudukan maupun lingkungan merupakan persoalan yang sangat menonjol.Permasalahan  ini pada hakikatnya disebabkan oleh kurang adanya keseimbangan antara jumlah dan laju perkembangan penduduk dengan tingkat dan laju perkembangan ekonomi. Sementara itu, lebih dari  500 juta manusia sedang terancam masalah penggusuran akibat pertambahan penduduk dan kesalahan dalam memangfaatkan lingkungan.
Kemiskinan  yang terjadi diseluruh dunia adalah akibat dari eksploitasi sumber daya alam yang ada yang digunakan dalam memenuhi kehidupan hidup manusia. Eksploitasi sumber daya alam ini akan menurunkan mutu lingkungan sehingga proses daur ulang untuk pemulihan kondisi lingkunagan menjadi terganggu bahkan macet.
Daldjoeni,N (1986) mengatakan bahwa adanya istilah tekanan penduduk berarti aneka kesulitan penduduk dalam memperjuangkan kebutuhan hidupnya disebabkan oleh 2 faktor, yaitu:
     a.Kondisi lingkungan alam tertentu,misalnya gurun pasir, wilayah bumi pada garis lintang tinggi serta banyak sedikitnya sumber daya alam yang tersedia.
     b.Taraf perkembangan teknologi manusia yang berpengaruh terhadap kemampuan manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Adanya tekanan penduduk ini dirasakan dengan meningkatnya kejahatan,pengangguran,pelanggaran estetika dan etika lingkungan yang juga merupakan suatu tanda buruknya yang juga merupakan suatu tanda memburuknya situasi ekologi di dunia.
3.Indonesia  Menjelang Tinggal Landas
Indonesia yang memiliki wilayah seluas 2.027.087km, selama 50 tahun terakhir mengali peningkatan jumlah penduduk yang luar biasa pesatnya. Dari jumlah penduduk 30 juta jiwa pada tahun 1930 menjadi 120 juta pada tahun 1971 dan kira –kira 197 juta pada tahun 1996.  jumlah penduduk terbanyak nomor lima di dunia ,Indonesia memiliki beban sosial ekonomi yang tidak ringan , apalagi ternyata jumlah penduduk yang banyak ini tidak tersebar secara merata di seluruh  wilayah Indonesia sehingga terdapat wilayah yang padat dan yang tidak padat penduduknya. 

Beberapa cara yang digunakan pemerintah untuk menanggulangi masalah kependudukan  dan lingkungan ini adalah dengan:
   1.Mensukseskan program keluarga berencana
   2.Mensukseskan program pemindahan penduduk (transmigrasi).
   3.Melaksanakan program industrialisasi.
   4.Berusaha mengubah pola petani sehingga tidak merusak stuktur tanah.
A.Mensukseskan  Program Keluarga Berencana ( KB )
Program  Keluarga  Berenca sebagai kebijaksanaan kependuduk  nasional telah dirancangan sejak tahun 1969.Tujuan kebijaksanaan kependudukan ini adalah untuk mengatur jumlah penduduk dan kualitasnya sehingga kemakmuran diharapkan dapat meningkat. Yang dilakukan dalam KB adalah fertility control  yaitu pengendalian kesuburan melalui beberapa tahapan tertentu.Program KB sekarang sudah menuju pada norma keluarga kecil dengan jumlah anak paling banyak dua orang .
Pada Tahun 1981,dari setiap 1000 jiwa 12orang meninggal. Pada bayi usia dibawah 1 tahun, dari setiap 1000 bayi terdapat  93 bayi  yang meninggal setiap tahun. Bayi-bayi ini meninggal pada saat dilahirkan karena ibunya kekurangan gizi,sedangkan penyebab kematian kedua  pada bayi adalah sakit pernafasan (pneumonia). Kebanyakan  penyakit  yang menyebabkan kematian  bayi ini berpangkal pada buruknya lingkungan hidup,rumah yang sumpek,air minumyang kotor, maupun makanan yang tidak higienis seringkali merupakan penyebab penyakit bagi bayi-bayi di Indonesia.


Negara – negara berkembang pada umumnya menanggapi masalah kependudukan nasional lewat lima tahap.Daldjoeni (1986)mengatakan ke lima  urutan tersebut sebagai berikut:
    a.Respon awal yang disertai banyak salah paham,
    b.perbaikan sistem pemerintahan dan teknologi,
    c.Penyelenggaraan kesehatan ibu dan anak,
    d.Pembangunan ekonomi
    e.Mengubah faktor-Faktor sosial budaya
B.Mensukseskan Program Pemindahan Penduduk ( Transmigrasi)
Transmigrasi menurut undang –undang No .3 tahun 1972 berhubungan dengan
  a.Pemindahan atau pemindahan pendudk dari suatu daerah ke daerah lain yang  masih termasuk wilayah Indonesia.
  b.Perpindahan penduduk ke daerah transmigrasi  yang dilakukan secara suka rela dan diatur oleh pemerintah.
Menurut Heeren dalam Daldjoeni (1986), tranmigrasi adalah perpindahan orang dari  daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya  di dalam satu batas satu negara dan dalam rangka kebijaksanaan pemerintah untuk tercapainya penyebaran penduduk yang seimbang.
Di samping transmigrasi yang diusahakan oleh pemerintah ada juga transmigrasi spontan Yakni pemerintah hanya ikut memberikan berbagai fasilitas dalam pelaksanaannya. Daerah yang merupakan sasaran bagi pelaksana transmigrai adalah daerah yang berpenduduk 1000 jiwa /km2 atau lebih ,daerah yang terkena bencana alam dan daerah kritis yang perlu direhabilitasi.



C.Melaksanakan Program Industrialisasi
Dalam melaksanakan program industrial,diharapkan luas tanah yang tidak cukup untuk menampung keluarga melelui pertanian diubah menjadi daerah industri.Emil Salim (1991) dalam bukunya  lingkungan Hidup Dan Pembangunan  menuliskan bahwa pada setiap usaha atau kegiatan pembangunan akan menimbulkan dampak pada lingkuknagn,untuk itu perlu diadakan analisis dampak lingkungan agar dapat diketahui efek samping terhadap lingkungan yang timbul oleh adanya kegiatan industri.Tetapi perubahan lingkungan ini tidak selalu disebabkan oleh adanya kegiatan industri ,sebab lingkungan itu sendiri memiliki kecenderungan untuk berkembang dan berubah walaupun tidak ada proyek pembangunan.
Pembangunan industri akan menimbulkan dampak lingkungan pada berbagai sektor, misalnya sektor pertanian ,perikanan,kesehatan, pendidikan dan juga lingkungan pemukiman
D.Mengubah Pola Bertani Sehingga Tidak Merusak Stuktur Tanah
Contohnya adalah melalui pola bertani dengan menggunakan terasering (sengked) dan meningkatkan dukung alam. Meningkatkan jumlah penduduk dan minimnya kesadaran dan pemeliharaan kondisi lingkungan mulai mempunyai efek negatif dan mengguncangkan keseimbangan ekosistem lingkungan. Petani mulai mendesak ke daerah –daerah pegunungan untuk usaha pertaniannya. Hutan sebagai pelindung dibuka menjadi tanah pertanian dan pemukiman, tanah sawah mengering dan erosi semakin meningkat.





Perkembangan industri pun berjalan dengan cepat di Indonesia .Teknologi modern banyak di terapkan untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya pada waktu yang sesingkat-singkatnya.Sejalan dengan kemajuan pembangunan industri,terjadi pula perubahan lingkungan hidup yang terlihat nyata. Perubahan itu sering membawa efek negatif yang tidak menguntungkan bagi kelestarian lingkungan hidup.Udara banyak terpolusi oleh asap yang berasal dari pabrik ,sampah buangan dikota mencemari tanah, air dan udara serta merusak sanitasi kota.oleh karena efek samping yang negatif terhadap lingkungan ini, maka diperlukan suatu keputusan yang bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada.     















BAB III  
KESIMPULAN

Bahwa manusia sebagai makhluk yang berfikir yang dibekali rasa ingin tau  dan rasa ingin tau inilah yang mendorong manusia untuk mengenal, memahami dan menjelaskan gejala-gejala alam, serta berusaha untuk memecahkan masalah yang dihadapi.
 Dan  manusia juga bisa disebut  sebagai makhluk hidup pada umumnya mempunyai cirri-cri yaitu organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otak sehingga manusia merupakan mahkluk yang cerdas dan bijaksana(homo sapien). Adanya kemampuan untuk berusaha maka manusia menggunakan pikirannya untuk melakukan sesuatu di masa sekarang atau masa depan dengan pertimbangan masa lalu yang merupakan pengalaman.




















DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………….i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………...ii
BAB I
PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………...1
BAB II
PEMBAHASAN ………………………………………………………………………………2
MANUSIA DAN LINGKUNGKUNGAN
1.Peranan Manusia Terhadap Lingkungannya
        A.Manusia Sebagai Organisme Yang Dominan Secara Tinggi………………………..2
        B.Manusia Sebagai Makhluk Pembuat Alat……………………………………………3
        C.Manusia Sebagai Makhluk  Perampok………………………………………………3
        D.Manusia Sebagai Penyebab Evolusi………………………………………………....3
E. Manusia Sebagai Makhluk Pengotor………………………………………………..4
2. Masalah Kependudukan Dan lingkungan  Hidup…………………………….……………...5 3.Indonesia  Menjelang Tinggal Landas……………………………………………………….6
         A.Mensukseskan Program Keluarga Berencana ( KB )……………………………….7
         B.Mensukseskan Program Pemindahan Penduduk…………………………………....8
         C.Melaksanakan program Industrialisasi……………………………………………...9
         D.Mengubah Pola Bertani Sehingga Tidak Merusak Stuktur Tanah ………………….9
BAB III
KESIMPULAN………………………………………………………………………………...11
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………….12


DAFTAR PUSTAKA

Drs.Hendro Darmodjo,M.A. dan Dra.Yeni Kaligis, M.Sc.
2002                            Ilmu Alamiah Dasar ,  Pusat Penerbitan  Universitas Terbuka. Jakarta

Drs.H.Ibnu Mas’ud – Drs .Joko Paryono.
1998                            Ilmu Alamiah Dasar,  CV  PUSTAKA SETIA . Bandung




















KATA PENGANTAR
ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#
Assalamualaikum Wr Wb.
Dengan mengucapkan syukur Alhamdullillah  kepada Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan pada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan pembuatan makalah ini yang bertemakan tentang “ MANUSIA DAN LINGKUNGAN” Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar Dan Budaya (IASBD). Mudah-mudahan bermangfaat bagi kita semua . Khususnya bagi penyusun.
Di dalam makalah ini sedikit kami uraikan mengenai “ Manusia dan Lingkungan mengenai peranan manusia  terhadap lingkungan, Masalah kependudukan dan lingkungan hidup,Indonesia menjelang tinggal landas”. Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini jauh dari sempurna dikarenakan keterbatasan dan kemampuan ilmu pengetahuan yang kami miliki. Oleh karena itu kepada dosen pembimbing dan rekan–rekan semua saran dan kritik sangat kami harapkan.
Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini,Semoga Allah SWT senantiasa meridhai aktifitas kita semua Amin.

                                                                                                    Garut,   Desember 2010

                                                                                                                                     Penyusun


MANUSIA DAN LINGKUNGAN
Makalah  ini di ajukan untuk memenuhi salah satu tugas kelompok
Mata Kuliah Ilmu Alamiah Sosial Budaya ( IASBD )



                                                                                                                                                   
Disusun Oleh :
                                                                           1.Ahmad Saepudin
                                                                           2.Rizal
                                                                           3.Rukman
                                                                           4.Irawan


FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS GARUT
2010



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar